Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) MSDM Cipta Unggul merupakan suatu lembaga berbadan hukum yang didirikan pada tanggal 19 November 2019 dengan tujuan untuk memberikan pengakuan tenaga kerja yang kompeten di bidang Manajemen Sumber Daya Manusia. LSP MSDM Cipta Unggul telah memiliki lisensi dari BNSP (Badan  Nasional  Sertifikasi   Profesi) dengan nomor SK Lisensi 1348/BNSP/VIII/2020 sehingga dapat melakukan proses pembuktian bahwa tenaga kerja dapat dinyatakan kompeten dibidangnya melalui proses sertifikasi. Proses  sertifikasi  yang  dilakukan mengacu  kepada   standar  kerja  nasional   yang merupakan    rumusan  kemampuan   profesi  seseorang  yang   mencakup  pengetahuan, keahlian, ketrampilan  dan  sikap.  Dengan  memiliki  tenaga  kerja  yang  kompeten,  maka  perusahaan  akan lebih mudah dalam proses rekrutmen serta sangat membantu didalam menyusun pengembangan karir bagi SDM di perusahaannya.

LSP MSDM Cipta Unggul telah mengembangkan skema sertifikasi yang fokus dibidang Manajemen Sumber Daya Manusia dan bidang Hubungan Industrial. Dalam pendiriannya,  LSP MSDM Cipta Unggul mendapatkan dukungan dari beberapa pihak diantaranya adalah dukungan dari Kementrian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan  dan  Produktivitas,  Asosiasi  Human  Capital  Independen,  KADIN Jawa Timur, Grup Diskusi Manajemen (GDM) Jawa Timur,  Forum Akademik PTS Indonesia dan beberapa perusahaan nasional di Indonesia.

Sebagai  lembaga  dengan  salah   satu   misinya   adalah   memberikan   tenaga   SDM   yang   terampil   dan  kompeten,  maka LSP MSDM Cipta Unggul  akan melakukan penggalian dan pembuktian kompetensi tenaga kerja sesuai dengan jenjang okupasi kerja di Indonesia yaitu :

  1. Kompetensi pada Okupasi Staf Rekrutmen
  2. Kompetensi pada Okupasi Staf AdministrasiSDM
  3. Kompetensi pada Okupasi Staf Pengupahan
  4. Kompetensi pada Okupasi Staf Hubungan Industrial

Dengan  melakukan  serangkaian  proses  sertifikasi  profesi  yang   berpedoman  pada Pedoman BNSP 201 versi 2014 serta pedoman BNSP yang terkait, LSP MSDM Cipta Unggul dapat memberikan  pengakuan  kompetensi   kepada  tenaga  kerja  sesuai  dengan  pencapaian  proses  sertifikasi  yang  telah dilakukan. Oleh karena itu LSP sepenuhnya bertanggung jawab kepada BNSP sehingga jaminan mutu dan kredibilitas sertifikasi harus tetap terjaga.

Sertifikasi diharapkan dapat menjamin sumber daya manusia yang memiliki skill dan mampu beradaptasi terhadap perkembangan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan industry (link and match).

Terdapat tiga pilar utama dalam mengembangkan SDM berbasis kompetensi yaitu adanya standar kerja baik itu standar nasional, standar khusus ataupun standar internasional yang tujuannya  adalah   menjadi  acuan  standar  kerja sesuai dengan syarat jabatan / okupasi ataupun kualifikasi nasional yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Setiap tenaga kerja dapat memperoleh dan meningkatkan kompetensi kerja sesuai dengan profesinya atau kemampuannya melalui lembaga pelatihan kerja dan pengakuan kompetensi kerja setelah mengikuti pelatihan kerja dilakukan melalui sertifikasi kompetensi kerja yang dilakukan oleh lembaga sertifikasi profesi terlisensi dan diakui negara.

Berdasarkan kriteria tersebut, maka hadirnya LSP MSDM Cipta Unggul membawa angin segar bagi para tenaga kerja terutama di bidang MSDM dan Hubungan Industrial dimana kebutuhan sertifikat kompetensi akan semakin dibutuhkan terlebih dengan jejaring antar lembaga dan juga regulasi-regulasi yang menerapkan tuntutan akan kompetensi.

LSP yang merupakan kepanjangan tangan dari BNSP dalam melakukan proses sertifikasi di seluruh Indonesia, tentunya harus bekerjasama dengan instansi lain sebagai Tempat Uji Kompetensi dalam melaksanakan proses sertifikasi. Gambar 2 merupakan infrastruktur system sertifikasi dimana LSP harus berpedoman pada standar-standar kerja yang telah di tetapkan kemudian dituangkan didalam suatu skema sertifikasi LSP melalui proses akreditasi yang dilakukan oleh BNSP yang memberikan penilaia banyak aspek diantaranya adalah ketersediaan asesor kompetensi, materi uji kompetensi hingga ketersediaan Tempat Uji Kompetensi.

Secara garis besar fungsi dan tugas LSP adalah :

Sebagai sertifikator :

  1. Membuat materi uji kompetensi
  2. Menyediakan tenaga penguji (asesor)
  3. Melakukan asesmen
  4. Menyusun kualifikasi dengan mengacu kepada standar kerja / kualifikasi yang berlaku
  5. Mengembangkan skema sertifikasi

Sebagai developer yang memelihara sekaligus mengembangkan standar kompetensi hingga mengkaji ulang standar kompetensi

News & Events

Kegiatan Sertifikasi Skema Staf Administrasi SDM

16 November 2021, 13:52:38 Dilihat: 421x
Kegiatan Sertifikasi Skema Staf Administrasi SDM
SIDOARJO,LSP MSDM Cipta Unggul telah dilaksanakan kegiatan Sertifikasi Skema Staf Administrasi SDM, bertempat di Jl. Kombes Pol. M. Duryat II NO. 1-A, Sid........
Selengkapnya

Videos

FUNGSI MANAJEMEN STAFFING. Memastikan mendapatkan karyawan yang tepat, pada posisi yang tepat.
Membangun Peta Strategi (Strategi Map) Sumberdaya Manusia
Videografis Sertifikasi Kompetensi BNSP
Sertifikasi Profesi dari BNSP